|
KUNJUNGAN PERTAMA, Mantan Presiden BJ Habibie memberikan keterangan pers seusai menjenguk mantan Presiden Soeharto yang tengah dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta. Ini adalah kunjungan pertama Habibie sejak Pak Harto lengser dari jabatan presiden pada Mei 1998.
SETELAH berpisah 10 tahun, mantan Presiden BJ Habibie menjenguk mantan Presiden Soeharto yang tengah dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta.
Kunjungan ini merupakan yang pertama bagi Habibie sejak Pak Harto lengser dari jabatan presiden pada Mei 1998. Kondisi Pak Harto yang tengah terbaring kritis mendorong pria kelahiran Pare-Pare ini datang langsung dari Jerman. ”Saya datang bersama istri saya, langsung dari Jerman,naik Lufthansa (maskapai penerbangan nasional Jerman) ke Bandara Soekarno-Hatta. Lalu setelah itu kami langsung ke rumah sakit (RS) untuk menjenguk dan mendoakan Pak Harto,” tutur Habibie dengan raut wajah prihatin saat memberikan keterangan pers di depan pintu lobi RSPP, Jakarta, tadi malam.
Mengenakan baju bermotif batik cokelat serta peci berwarna hitam, Habibie didampingi istri, Hasri Ainun Habibie. Dia memberikan keterangan pers kepada para wartawan sekitar pukul 21.35 WIB.Kedatangan Habibie ke RSPP tidak diketahui para wartawan. Menurut salah seorang petugas keamanan,mantan menteririsetdanteknologitersebut datangmelaluipintubelakang.
”Saat (kami) jenguk Pak Harto sedang dirawat intensif, beliau sedang ditidurkan. Setelah itu saya bersama istri, kerabat, dan anak-anak Pak Harto berdoa di ruangan sebelah, dipimpin oleh Pak Quraish Shihab (mantan menteri agama),”terang Habibie.
Habibie menjenguk Pak Harto untuk mendoakan agar penguasa Orde Baru tersebut cepat sembuh. Saat ditanya bagaimana perasaan Habibie setelah sudah cukup lama tidak bertemu dan kini kondisi Pak Harto kritis, pendiri dan ketua Dewan Pembina The Habibie Center itu mengatakan buku yang pernah dirilisnya menjawab semua itu.
”Untuk jawaban pertanyaan nomor tiga,Anda bisa temukan jawabannya di buku saya,” tutur Pria bernama lengkap BacharuddinJusufHabibieini. Setelah memberikan keterangan pers, Habibie langsung menuju mobil bernomor polisi B 1357 RA dan bertolak dari RSPP. Dari pantauan SINDO, situasi pengamanan RSPP tidak terlalu ketat saat Habibie datang.
Saat itu Habibie didampingi Gubernur Lemhannas Muladi dan Promotor Java Musikindo yang juga keponakan Habibie, Adrie Subono. Sebelumnya, Direktur Eksekutif The Habibie Center Ahmad Watik Pratiknya menyatakan Habibie bertolak dari Jerman sekitar pukul 04.00 dini hari waktu setempat dan tiba di Jakarta sekitar pukul 20.00 WIB. Watik mengungkapkan, meski secara fisik berada di Jerman,Habibie tetap memperhatikan perkembangan kesehatan Pak Harto.
”Pak Habibie menganggap Pak Harto sebagai guru sekaligus mantan atasannya. Karena itu beliau menghormati Pak Harto,” jelas Watik saat dihubungi SINDO kemarin. Sejak resmi dilantik menggantikan Pak Harto sebagai presidenpada21Mei1998,Habibie terus berupaya menjaga kedekatan dengan Pak Harto. Namun, hingga saat ini Pak Harto tidak memberikan kesempatan kepada Habibie untuk bertemu dengannya.
Watik bercerita soal kepedulian Habibie pada Pak Harto seperti mengirim bunga dan menelepon Pak Harto saat ulang tahun pada 9 Juni 1998. Namun, saat itu Pak Harto menyarankan agar Habibie tidak menjumpai atau menghubungi dirinya lagi. Bukan hanya itu, ketika Habibie masih menjabat sebagai presiden dan Pak Harto jatuh sakit,keluarga Pak Harto sempat menolak Habibie yang ingin menjenguk.
Walaupun saat itu menjabat sebagai presiden,Habibie tidak melakukan apa pun atas penolakan-penolakan itu. Watik enggan mengungkapkan bahwa hal itu sebagai tanda hubungan antara Habibie dan Pak Harto kurang baik. Sebab, yang mengetahui persoalan itu hanya Pak Harto,Habibie,dan Tuhan.
Mengenai agak terlambatnya kedatangan Habibie, Watik memberikan alasan padatnya kegiatan Habibie di Jerman.Selain itu,kondisi kesehatan Habibie kurang mendukung. Saat ini, usia Habibie terbilang tidak muda lagi,71 tahun.”Setelah menjenguk Pak Harto, kemungkinan Pak Habibie akan langsung kembali ke Jerman,” jelasnya.
Direktur Riset dan Program Habibie Center Dewi Fortuna Anwar menambahkan, kedatangan Habibie ini sebagai bentuk empati setelah mendengar kabar terakhir Pak Harto. Soal renggangnya hubungan Habibie dan Pak Harto sebenarnya bermula saat detikdetik Pak Harto akan lengser dan menyerahkan kekuasaannya kepad Habibie.
Dalam buku Detik-Detik yang Menentukan: Jalan Panjang Indonesia Menuju Demokrasi, Habibie menceritakan secara detail bagaimana kekecewaannya telah ”tidak dianggap” oleh Pak Harto.Dari buku tersebut terungkap, beberapa saat menjelang mundur pada 21 Mei 1998,Pak Harto tidak mau menemuinya.
”Saya sangat tegang melihat Pak Harto melewati saya, terus melangkah ke ruang upacara dan ”melecehkan” keberadaan saya di depan semua yang hadir. Betapa sedih dan perih perasaan saya ketika itu. Saya melangkah ke ruang upacara mendampingi Presiden Soeharto, manusia yang sangat saya hormati,cintai, dan kagumi,yang ternyata menganggap saya seperti tidak ada.Saya melangkah sambil memanjatkan doa dan memohon agar Allah SWT memberikan kekuatan,kesabaran, dan petunjuk untuk mengambil jalan yang benar,” begitu petikan bunyi tulisan Habibie dalam buku tersebut.
Sementara itu, Pengelola BandaraAdisumarmo Solo,Jawa Tengah, sudah melakukan persiapan khusus untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas penerbangan jika Pak Harto meninggal dunia. Sebagai bandar udara terdekat dengan kemungkinan area pemakaman Pak Harto di Astana Giribangun, Karanganyar, bandara ini akan menjadi lokasi pendaratan pesawat-pesawat khusus yang akan melayat.
”Kita bukan bermaksud mendahului dengan persiapan ini,”ujar General Manager Bandara Adisumarmo Andri Iskandar, di Jakarta kemarin. Dia menjelaskan, melihat pengalaman saat gempa di Yogyakarta dan sekitarnya beberapa waktu lalu,kegiatan lalu lintas penerbangan mening- kat tajam sehingga sekarang antisipasi dini dilakukan untuk memastikan operasionalisasi berjalan lancar.
Menurut rencana, mekanisme lalu lintas udara dan lokasi parkir pesawat diubah sementara saat hari meninggalnya Pak Harto.Pengoperasian seluruh pesawat latih akan dihentikan sementara, namun untuk pesawat reguler dipastikan tetap dapat beroperasi. Bandara Adisumarmo sudah memberi tahu seluruh operator pesawat latih dan reguler mengenai adanya penundaan pendaratan. (helmi f/maya sofia/ hermansyah/meutia rahmi)
|